| Pemkot Bogor Inginkan Kawasan Terminal Baranangsiang Jadi Kawasan Terpadu |
| Selasa, 02 November 2010 21:47 | |||
|
Pemerintah Kota Bogor memastikan, bakal membenahi kawasan Terminal Bus Baranangsiang Kota Bogor. Terminal tersebut rencananya akan dijadikan kawasan terpadu antara pusat perbelanjaan, hotel, dan terminal kecil untuk angkutan dalam kota.
Yang jelas, terminal Baranangsiang sudah tidak mungkin lagi menjadi terminal yang melayani operasional bus-bus besar. “Kalaupun nanti masih ada terminal, hanya Terminal kecil yang melayani persinggahan angkutan umum." kata Sekretaris Daerah Kota Bogor, Bambang Gunawan, di Balaikota Bogor, Senin (1/11/2010) siang.
Bambang menegaskan, pembenahan kawasan terminal Baranangsiang Bogor bukan sekadar wacana, melainkan sudah dalam tahap pembahasan mendalam. Pembenahan terminal tersebut juga terkait dengan pembenahan terminal-terminal lainnya yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor. "Sejauh ini prioritas utama Pemkot Bogor memang pada pembenahan Terminal Bus Baranangsiang," katanya. Bambang menyebutkan, sudah ada tiga investor besar dari Jakarta yang ingin bekerja sama dengan Pemkot Bogor untuk melaksanakan proyek tersebut. Untuk penataan atau membangun kawasan terminal Bararangsiang dibutuhkan investor, sebab, dibutuhkan dana yang cukup besar. Untuk membangun atau memindahkan terminal bus yang rencananya dibangun di Kelurahan Tanah Baru dibutuhkan sekitar Rp200 miliar. “Jadi, ini memang program serius. Makanya, kami berharap, pada masa pemerintahan Pak Diani-Pak Ru'yat (Walikota dan Wakil Wali Kota Bogor saat ini), proyek ini akan bisa terwujud," katanya. Ia mengungkapkan, Pemkot Bogor menginginkan agar kawasan Baranangsiang atau bekas lahan terminal nantinya menjadi pertokoan lengkap dengan hotel, minimal bintang empat, yang di bawahnya terdapat terminal kecil untuk persinggahan angkot dalam kota. "Pembangunannya bisa dengan cara BOT (build, operate, transfer). Jadi, dalam jangka 20 atau 30 tahun ke depan baru milik Pemkot seutuhnya sebab modal kami cuma lahan," kata Sekdakot itu, yang tidak bersedia menyebut tiga perusahaan besar dari Jakarta yang mengincar posisi partner Pemkot Bogor dalam penataan dan pembangunan Terminal Bus Baranangsiang.(yan)
|