Banner
Tim UP2K PKK Sukadamai Tanah Sareal Bertarung di Tingkat Provinsi Jabar
Selasa, 30 November 2010 00:33
ImageTim Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Sukadamai Bogor akan bertarung ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Untuk itu, Senin (29/11/2010), UP2K Sukadamai kedatangan rombongan tim penilai dari Jawa Barat.
 
Rombongan tim penilai dipimpin langsung oleh Hj. Etna Sukandar selaku Ketua Tim monitoring UP2K PKK Tingkat Provinsi Jawa Barat. Kedatangan tim rombongan langsung disambut oleh permainan angklung anak-anak SD Sukadamai 3 Bogor dan suguhan tarian kolaborasi jaipong dan tari Bali dari Ivonne Ramadhani, siswa SD Sukadamai 3 Bogor.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Bambang Gunawan juga ikut menyambut kedatangan tim penilai. Bambang mengatakan bahwa Kota Bogor telah menetapkan kemiskinan sebagai salah satu prioritas penanganan masalah di Kota Bogor yang harus ditangani. Berbagai langkah intervensi telah dilakukan, diantaranya bantuan raskin, jamkesmas, pendidikan gratis, KB gratis, pembangunan trumah tidak layak huni dan program UP2K PKK.

Bambang menjelaskan bahwa UP2K PKK di Kota Bogor telah dikembangkan sejak tahun 1985. Dan kini, program UP2K PKK telah berkembangan di 68 kelurahan se Kota Bogor.  Bahkan UP2K PKK telah bertransformasi. Dana bantuan tidak hanya berasal dari dana Inpress Bantuan Desa seja, tetapi juga berasal dari swadaya masyarakat.

“Untuk tahun 2010, Kelurahan Sukadamai berhasil memperoleh kepercayaan tim penilai untuk ditasbihkan sebagai Juara Pertama Lomba UP2K PKK Tingkat Kota Bogor yang sekaligus menjadi wakil Kota Bogor untuk mengikuti lomba serupa di tingkat Provinsi Jawa Barat,” urai Bambang.

Bambang juga berharap Kelurahan Sukadamai memenuhi kriteria administrasi, kinerja modal, penambahan keanggotaan, kemitraan, penambahan jenis usaha, teknologi pengemasan, higienitas dan strategi pemasaran.

Di tempat yang sama, Etna, selaku ketua Tim monitoring mengatakan bahwa kedatangan mereka adalah ingin mengetahu sejauh mana kegiatan UP2K PKK telah dilaksanakan. Karena disadari bahwa keberadaan tim penggerak PKK telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bahkan di beberapa tempat, UP2K menjadi motor perekonomian andalan desa dan kelurahan dengan modal usaha yang terus berkembang.

“Capaian ini adalah satu prestasi dan kerja nyata jajaran tim penggerak PKK di seluruh tingkatan dari mulai provinsi sampai dengan tingkat desa kelurahan yang saling bahu membahu menjadikan program andalan PKK ini benar-benar bermanfaat dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” harapnya.

Image

Kehadiran program UP2K PKK diakui oleh masyarakat. Sebut saja Zaerina, warga Sukadamai yang sudah merasakan manfaat bantuan program UP2K ini. Sejak 5 bulan lalu, Zaerina telah mendapat kucuran dana sebesar Rp 500 ribu. Modal yang ida peroleh digunakannya untuk membatu perekonomian keluarga.

Setiap hari, ia kini berjualan ayam goreng krispi dan brownies di depan sekolah. Per hari, ia bisa menjual sekitar 75 potong ayam, dengan bandrol harga sekitar Rp 4500 per potongnya. Sedangkan brownies, ia bisa menjual sekitar tiga hingga empat loyang per harinya. “Ini belum termasuk pesanan dari yang ulang tahun atau hajatan,” jelasnya.

Setiap bulannya, Rina, panggilan akrab Zaerina, harus menyetorkan Rp 55 ribu selam 10 bulan. Namun Rina mengakui, bantuan di atas masih belum cukup. Rina berharap ia dapat terus mendapat bantuan sehingga dapat lebih mengembangkan usaha yang kini tengah menanjak. Rina optimistis, dengan bantuan UP2K PKK, ia bisa mengangkat kemampuan ekonomi keluarganya. (yan/Gus)
 
Kota Bogor
Kota Bogor   Talk Show Jakarta Marketing Week: "City Branding"
Kota Bogor   Kota Bogor Meraih Penghargaan IDSA Award
Kota Bogor   Tanya Jawab Walikota dengan Dewan Juri IDSA Award
Lebih Banyak Video

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner