| Simpanan Wajib Anggota Koperasi Beriman Mencapai Rp 1 Miliar Lebih |
| Jumat, 25 Februari 2011 01:16 | |||
Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Beriman Kota Bogor berhasil membukukan simpanan wajib sebesar Rp 1, 067 miliar pada tahun 2010. Angka ini naik 21,65% dari simpanan wajib tahun lalu, yang hanya mencapai Rp 877,85 juta. Dana diatas berhasil dihimpun KPRI dari 843 anggota. Sedangkan untuk simpanan sukarela, juga terjadi kenaikan angka sebesar Rp. 56,6 juta. Dari semula Rp 230,69 juta menjadi Rp. 287,29 juta. Hal ini dikarenakan adanya penerimaan Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota tahun 2009 yang dibukukan ke dalam simpanan sukarela. Demikian dijelaskan oleh Wakil Ketua KPRI Pemerintah Kota Bogor Taman Kataren dalam Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2010 yang digelar di Ruang Rapat I, Balaikota Bogor, Jalan Juanda 10 Bogor, Kamis (24/2/2011). Selain itu untuk menambah permodalan, peminjam diharuskan menyimpan simpanan khusus atas namanya sebesar 2,5% dari jumlah pinjaman. Berdasarkan data tahun 2010 tercatat kenaikan jumlah sebesar 7,52%. Yang tahun lalu mencapai Rp 174 juta menjadi Rp 187,1 juta. Taman juga menjelaskan, tahun 2010 KPRI Beriman berhasil mencatat total modal sekitar Rp 1,47 Miliar. “Sebagaimana kita maklumi bersama, bahwa usaha koperasi baru sebatas Usaha Simpan Pinjam dan pelayanan air minum,” jelas Taman. ![]() Bertindak mewakili Walikota Bogor, Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Pemerintah Kota Bogor Edgar Suratman berharap para anggota koperasi agar memanfaatkan secara maksimal keberadaan koperasi di sekitarnya. Para anggota diharapkan lebih aktif dalam meningkatkan pemberdayaan Koperasi Beriman. “Koperasi Beriman harus jadi koperasi yang besar, produktif, profesional dan mampu mensejahterakan anggotanya,” pesan Edgar sebelum membuka secara resmi RAT KPRI Beriman Kota Bogor. Dalam kesempatan itu, Koperasi juga memberikan cendera mata kepada lima orang bendahara yang menyetor ke koperasi pada setiap tanggal 1-3 setiap bulannya. Bendahara yang memperoleh cendera mata yaitu bendahara Pol PP, Bagian Umum Setda Kota Bogor, Bappeda, Dispenda dan Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor. (dian/gus)
|