Banner
Pemkot Bogor Entaskan Kemiskinan Dengan Berbagai Program
Kamis, 07 April 2011 23:08
Kemiskinan merupakan kondisi sosial yang muncul  akibat dari perkembangan situasi dan kondisi makro sosial ekonomi secara menyeluruh. Begitu banyak faktor penyebab munculnya kemiskinan mulai dari terputusnya hubungan kerja seorang kepala keluarga, sampai datangnya penyakit berat yang berkepanjangan, atau  datangnya bencana secara tiba-tiba.

Oleh karena itu menurut Walikota Bogor Diani Budiarto, untuk menangani kemiskinan perlu dibangun sistem ketahanan masyarakat dengan melibatklan warga masyarakat dan peningkatan partisipasi masyarakat itu sendiri.

Diani mengakui, bahwa Kota Bogor masih dihadapkan pada masalah besarnya jumlah warga miskin. Sebab, berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik)  jumlah warga miskin Kota Bogor mencapai 42.328  Rumah Tangga.

Ia mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor untuk menekan jumlah warga miskin. Kegiatan yang dilakukan pada tahun 2010 lalu  telah menurunkan Kepala Keluarga (KK) miskin sebanyak 1.452 keluarga miskin, atau 3,43% dari 42.328  Rumah Tangga Sasaran, dengan jumlah terbanyak ada di Kecamatan Bogor Barat yang mencapai 358 (KK).  

Upaya yang telah ditempuh merupakan langkah terpadu yang meliputi 42 program dan 72 kegiatan lintas sektoral tingkat Kota, Propinsi Jawa Barat, dan pemerintah pusat, mulai dari program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sampai perbaikan infrastruktur dan lingkungan, serta peningkatan partisipasi masyarakat.

Secara keseluruhan, jelas Diani,  penanganan kemiskinan di Kota Bogor tahun 2010 lalu didukung dengan pendanaan yang mencapai total Rp187.775.924.412,- yang bersumber dari APBD Kota Bogor, APBD Provinsi Jawa Barat dan APBN.(yan)

 

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner