Banner
89 Pejabat Dilantik, Diani Beri Wejangan Khusus
Jumat, 08 April 2011 22:30
ImageWalikota Bogor Diani Budiarto memberikan wejangan khusus kepada para pejabat yang baru dilantik. Kepada Kepala Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang baru dilantik, Suharto, Diani memberi tenggat waktu enam bulan untuk membenahi transportasi di Kota Bogor.

“Di bidang transportasi Sdr Suharto bukan orang baru. Sekolahnya manajemen transportasi. Benahi kota ini,” ujar Diani dihadapan 89 Pejabat Struktural yang dilantik di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, Jumat (8/4/2011).

Kepada lulusan manajemen transportasi ini, Diani telah menyerahkan kepercayaan untuk memperbaiki sistem lalu lintas dan angkutan jalan di Kota Bogor. Diani ingin Kepala Dinas yang baru ini membuktikan kebenaran pernyataan “The Right Man in The Right Place”.

“Sudah disekolahkan, sekarang diberi kepercayaan. Ini orang di bidangnya. Coba buktikan,” tantang Diani.

Selain kepada Kepala Dinas LLAJ, Diani juga berpesan kepada Kepala Dinas Kebersihan dan pertamanan, Erna Ernawati. Erna sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Tahun 2011 ini, Erna juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pengawasan Bangunan dan Pemukiman Kota Bogor.

Diharapkan, dengan modal yang sudah dimiliki Erna, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor bisa bergerak lebih maju. “Ibu Erna juga bukan orang baru. Saya kira dengan bekal experience dan akses ke pusat, diharapkan bisa membawa lari DKP,” ujar Diani optimistis.

Kepada Ketua Badan Pengelolaan Keuangan Asset Daerah (BPKAD), Sudraji, Diani khusus berpesan agar BPKAD lebih serius menggarap semua aset yang dimiliki Pemerintah Kota Bogor. Diani juga berharap di tangan Sudradji, Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bogor mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK.  “Aset harus beres. Pinjaman tidak ada lagi,” tukasnya.

Image

Sementara itu, kepada 9 Lurah yang dilantik, Diani mengingatkan bahwa banyak tugas yang harus dilaksanakan, seperti masalah kesehatan, pendidikan, kemiskinan, dst. Para lurah diminta membekali diri dan tidak bosan belajar. Selain itu, Lurah juga harus mau turun bersilaturahmi dengan masyarakat.  “Jangan lupa membekali diri dan pandai membaca situasi. Karena Lurah menjadi mata dan telinga Pemerintah daerah yang terdepan,” ingat Diani.

Diani menjelaskan, rotasi dan alih tugas kali ini, wajar terjadi di lingkungan pemerintahan. Disesuaikan  dengan efisiensi, urgensitas dan kebutuhan. Jabatan harus dihargai sebagai sebuah amanah, reward, sebagai sebuah prestasi dan dedikasi. Sistem, mekanisme dan proses yang membuatnya seperti itu.

“Badan Kepegawaian harus antisipasi. Bagi pejabat yang memiliki potensi yang berkembang harus dilihat. Harus di pindah ke mana, harus ikut pelatihan dan pendidikan apa. Itu yang perlu dipahami oleh seluruh aparat. Ada norma yang harus diikuti yang harus diantisipasi oleh SKPD yang menanganinya,” ingat Diani. (dian/gus)

 

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner