Nama Layanan Pajak Parkir

PAJAK PARKIR
Dasar Hukum:
Peraturan Daerah 10 Tahun 2011

Definisi :
Pajak Parkir adalah pajak atas penyelenggaraan tempat parkir diluar badan jalan, baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha maupun yang disediakan sebagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor.
Obyek dan Subyek Pajak
Obyek pajak adalah penyelenggaraan tempat parkir diluar badan jalan baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha maupun yang disediakan sebagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor.
Subyek pajak parkir adalah orang pribadi atau badan yang melakukan parkir kendaraan bermotor
Wajib Pajak adalah orang pribadi atau badan yang menyelenggarakan tempat parkir
Dasar Pengenaan dan Tarif Pajak;
Dasar Pengenaan pajak Parkir adalah jumlah pembayaran atau yang seharusnya dibayar kepada penyelenggara tempat parkir, termasuk potongan harga parkir dan parkir cuma-cuma yang diberikan kepada penerima jasa parkir.
Perhitungan besarnya dasar pengenaan pajak didasarkan kepada :
a. Klasifikasi tempat parkir terdiri dari :
    1.Gedung parkir
    2.Lingkungan parker
    3.Pelataran parkir
    4.Garasi yang disewakan
    5.Jenis tempat parkir kendaraan lainnya
b. Jenis kendaraan terdiri dari :
    1.Kendaraan bermotor truk gandengan/ trailer/ container
    2.Kendaraan bermotor bus/ truk
    3.Kendaraan bermotor angkutan barang sejenis boks
    4.Kendaraan bermotor roda 4 (empat) seperti sedan, minibus, pick up
    5.Kendaraan bermotor roda 2 (dua) seperti sepeda motor dan sejenisnya
c. Frekuensi pemakaian tempat parkir terdiri dari :
    1.Satuan jam
    2.Satuan hari
    3.Satuan bulan

Tarif pajak ditetapkan sebesar 25% (duapuluh lima persen).
Besarnya pajak yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif pajak dengan dasar pengenaan pajak (jumlah pembayaran atau yang seharusnya dibayar kepada penyelenggara tempat parkir).
Tarif pajak ditetapkan sebesar 25% (duapuluh lima persen).
Besarnya pajak yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif pajak dengan dasar pengenaan pajak (jumlah pembayaran atau yang seharusnya dibayar kepada penyelenggara tempat parkir).

Sumber data : Profil Dispenda Tahun 2012.

Bagi Wajib Pajak Parkir yang akan melakukan pembayaran pajaknya terlebih dahulu mengisi SPTPD yang telah online yang dapat dijumpai di http://e-sptpd.kotabogor.go.id/ atau pada anjungan yang berada di Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Bogor. Setelah melakukan pengisian SPTPD secara online, wajib pajak akan mendapatkan NOMOR BAYAR, yang dengan nomor bayar tersebut wajib pajak baru dapat membayarkan pajaknya pada bank-bank BJB di seluruh Indonesia (untuk sementara masih dapat dibayarkan di Bank BJB di Kota Bogor).

Persyaratan pembayaran wajib pajak Parkir :

- Mengisi e-SPTPD pada anjungan di Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Bogor atau secara online di http://e-sptpd.kotabogor.go.id/

SEMUA JENIS PELAYANAN PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA BOGOR TIDAK DIKENAKAN BIAYA