Beranda >

Berita > Sandiaga Uno Apresiasi Lomba Mulung Sampah Ciliwung


20 Mei 2017

Sandiaga Uno Apresiasi Lomba Mulung Sampah Ciliwung

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasi dan ucapan terimakasihnya atas kegiatan Lomba Mulung Sampah Ciliwung ke-9 yang digelar Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Sabtu (20/05/2017). Menurutnya hasil kerja keras 200 lebih relawan ini tidak hanya dinikmati warga Kota Bogor juga dinikmati warga Jakarta sebagai mayoritas. “Sekarang baru tiga orang dari Jakarta yang ikutan, semoga tahun depan bisa lebih banyak warga Jakarta agar bisa lebih baik,” ujarnya.

Ia menuturkan, Jakarta dilewati dengan 13 sungai yang beberapa juga melewati Bogor. Maka diperlukan kerja sama kegiatan dari para relawan, saat ini tidak lagi zaman bekerja sendiri-sendiri apalagi saling tuding menuding. Sebaliknya, harus saling bekerja sama komunikasi dan kolaborasi. “Kita bersihkan Ciliwung sama-sama, hasilnya kita nikmati sama-sama juga,” katanya.

Ditempat yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, komunitas relawan menjadi kekuatan yang paling tulus dan ikhlas untuk terus berkolaborasi. Apa yang dilakukan hari ini akan dirasakan warga Kota Bogor dan masa depan. 2020 mendatang tidak ada yang tidak mungkin Ciliwung akan bebas dari sampah jika dilakukan bersama. Ia juga meminta 13 Lurah yang wilayahnya dilewati sungai Ciliwung untuk ikut mendukung dan membantu para relawan dititik masing-masing. “Dijaga juga biar semuanya selamat, saya turun nanti. Semoga semuanya lancar dan dipermudah dan diberi kekuatan untuk ikhtiar kita menuju bebas sampah 2020,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Mulung Sampah Ciliwung Hardianti mengatakan, pada lomba mulung smapah ciliwung ke-9 ini ada 283 relawan yang ikut. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya. Kebanyakan relawan merupakan mahasiswa dari IPB, Universitas Pakuan, STIE Kesatuan, Universitas Nusa Bangsa, komunitas Earth Hours dan Komunitas Orang Indonesia (Oi). Tak ketigalan dari 13 Kelurahan yang juga antusias dengan kegiatan ini. “Dalam waktu tiga tahun ini agar deklarasi Indonesia Bebas Sampah 2020 bisa terrealisasi kita harus bergerak menyelesaikan masalah sampah,” tuturnya. (fla/indra) SZ

Tambahkan Komentar
Nama :
Website :
Email :
Komentar :
Kode Verifikasi :
   
     
Komentar Masuk