Beranda >

Berita > Disdik Bantu Ringankan Biaya Pendidikan Korban Kebakaran


29 Desember 2017

Disdik Bantu Ringankan Biaya Pendidikan Korban Kebakaran

Bencana kebakaran yang terjadi pada Selasa (26/12/2017) lalu, menyisakan persoalan bagi para korban, dimana salah satunya banyak dokumen pendidikan warga yang ludes terbakar disamping perlengkapan sekolah yang secara tidak langsung berdampak terhadap pendidikan anak-anak korban.

Merespon persoalan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor akan memberikan bantuan pendidikan kepada para korban melalui Posko Layanan Pendidikan di lokasi penampungan darurat SDN 2 Empang Kota Bogor.

Kepala Disdik Kota Bogor Fahrudin mengatakan, berdasarkan data awal yang diterima Disdik Kota Bogor tercatat ada 20 siswa SD, 16 siswa SMP dan 3 siswa SMA/SMK, Namun perkembangan data yang masuk tercatat, siswa SD ada 17, siswa SMP 15 dan siswa SMA/SMK 2, sementara PAUD baru ada 1. “Insya Allah bagi para siswa yang menjadi korban kebakaran Disdik akan memberikan keringan biaya pendidikan hingga kenaikan kelas nanti,” kata Fahrudin saat mendampingi Wali Kota Bogor Bima Arya menyerahkan bantuan dana hunian sementara (kontrakan) bagi para korban kebakaran di SDN 2 Empang Kota Bogor, Kamis (28/12/2017).

Fahrudin menjelaskan, ada dua hal yang disampaikannya, pertama memberikan penjelasan kepada para korban bencana untuk memperoleh dokumen pengganti dokumen pendidikannya yang ludes terbakar. Kedua mempersiapkan anak-anak yang pada 2 Januari 2018 nanti mulai masuk sekolah.

Menurut Fahrudin, nantinya para korban dapat melaporkan ke RT/RW setempat terkait dokumen pendidikannya yang ludes terbakar untuk selanjutnya ke kantor polisi meminta surat keterangan dan terakhir datang ke Posko Layanan Pendidikan. “Tahap berikutnya kita berkoordinasi dengan kepala sekolah yang bersangkutan untuk membantu menyelesaikan dokumen yang ikut terbakar,” terangnya.

Untuk hal kedua, mempersiapkan seluruh kelengkapan para anak-anak yang akan mulai bersekolah lagi, mulai dari topi, pakaian hingga sepatu dan sebagainya. Sehingga anak-anak korban tetap bisa sekolah. Bantuan tersebut disalurkan selambat-lambatnya pada Sabtu (30/12). “Insya Allah Jumat kemungkinan bisa dibagikan. Untuk keperluan alat tulis sementara ini sudah mencukupi,”pungkasnya.(humas:rabas/indra-SZ)

Tambahkan Komentar
Nama :
Website :
Email :
Komentar :
Kode Verifikasi :
   
     
Komentar Masuk