Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali berkolaborasi dalam penanganan kasus stunting. Gain Indonesia dan Rumah Zakat Bogor secara sukarela memberikan bantuan pangan bagi anak-anak di Kota Hujan.
Hal itu terlihat saat penyerahan bantuan secara simbolis kepada 71 anak stunting di Kantor Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (3/2/2026).
Kedua lembaga tersebut berkomitmen memberikan asupan gizi berupa telur dan beras selama enam bulan ke depan bagi warga Bogor Selatan.
“Rumah Zakat bersama Gain Indonesia membantu sebanyak 71 anak dengan memberikan bantuan 5 kilogram beras dan 4 kilogram telur selama enam bulan berturut-turut,” ucap Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat Kick Off Bantuan Intervensi Stunting di Kecamatan Bogor Selatan.
Meski demikian, data menunjukkan angka stunting di Kecamatan Bogor Selatan masih tergolong tinggi, yakni sebanyak 203 kasus. Untuk itu, sisa anak yang belum mendapatkan bantuan dari Gain dan Rumah Zakat tetap dilakukan intervensi oleh Pemkot Bogor.
“Bogor Selatan memang paling banyak, karena jumlah wilayah dan penduduknya paling besar. Angkanya paling tinggi, yaitu 203 anak. Namun tidak jauh berbeda dengan Bogor Barat,” paparnya.
Jenal Mutaqin kembali mengingatkan bahwa para donatur yang telah memberikan bantuan dapat memantau langsung perkembangan anak melalui aplikasi Bogor Bebas Stunting (Bogor Besti).
“Donatur bisa mengecek perkembangan anak-anak yang dibantu setiap bulan. Kami berikan akunnya, sehingga setiap bulan dapat memantau perkembangan anak, termasuk foto saat bantuan diberikan dan dipastikan dikonsumsi oleh anak-anak stunting. Foto tersebut diunggah oleh tim pendamping keluarga yang juga dimonitor oleh tim penanganan stunting tingkat kecamatan, yaitu Ex-Officio Pak Camat,” urainya.
Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting (TPPPS), Jenal Mutaqin menegaskan bahwa Pemkot Bogor terus berikhtiar memerangi stunting.
Berdasarkan data saat ini, jumlah anak stunting di Kota Bogor tercatat sebanyak 1.491 anak, menurun dari tahun sebelumnya sebanyak 1.588 anak. Jenal Mutaqin optimistis Kota Bogor dapat mencapai Zero New Stunting.
“Kalau kondisinya seperti ini, di mana para pihak datang dengan sendirinya, peduli terhadap anak-anak stunting, dan secara sukarela memberikan CSR-nya yang secara mekanisme diatur secara resmi,” ungkapnya.
Perwakilan Gain Indonesia, Widya mengatakan, bantuan ini bertujuan meningkatkan taraf gizi masyarakat.
Intervensi gizi yang diberikan juga diharapkan dapat terus tepat sasaran.
“Semoga sinergi yang baik ini terus berlanjut dan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bogor,” aku Widya.
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
Cahaya Pink di Kota Bogor, Kepedulian Bersama di Hari Kanker Sedunia 2026
71 Anak di Bogor Selatan Dapat Bantuan Tambahan Gizi Selama Enam Bulan
Usai Rakornas, Dedie Rachim Pimpin Rapim: Jaga Integritas dalam Bertugas
Majelis Taklim bagi Ketahanan Iman Keluarga