Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menuturkan bahwa Kota Bogor tidak akan optimal dalam meningkatkan pendapatan daerah jika tidak membuka peluang investasi sebesar-besarnya.
Ia mengungkapkan, trase atau jalur jalan menjadi indikator utama dalam melihat stagnasi atau kemajuan ekonomi suatu daerah.
Peningkatan persentase pendapatan sangat bergantung pada investasi, dan investasi akan terbuka jika akses infrastruktur tersedia.
"Karena itu, harus disikapi dengan langkah-langkah yang lebih care terhadap kemudahan berusaha," ujar Dedie Rachim saat memimpin rapat pimpinan (rapim) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Papyrus Tropical Hotel, Kota Bogor, Senin (21/7/2025).
Jika tidak, sambungnya, maka dalam 5–10 tahun pertumbuhan ekonomi Kota Bogor bisa stagnan.
Menurutnya, investasi hanya akan hadir jika akses yang selama ini belum terealisasi bisa segera diwujudkan.
Koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antarpemangku kepentingan ditekankan Dedie Rachim agar menjadi pengetahuan dan informasi terkini bagi jajaran Pemkot Bogor mengenai rencana program pembangunan kota.
“Buat semacam koordinasi rutin antarperangkat daerah teknis, sehingga perencanaan-perencanaan dapat disosialisasikan dan disampaikan kepada seluruh aparatur wilayah. Dengan begitu, akan terbangun kolaborasi dan sinergi antardaerah,” ungkapnya.
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
Trase Baru dan Leuweung Batutulis Akan Terintegrasi, Dedie Rachim Tinjau Progres Pembangunan
Kolaborasi Disdukcapil dan Pramuka, Saka Adminduk Siap Edukasi Masyarakat
Gebyar Pelayanan Kependudukan, Pemkot Bogor Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
Paspor Simpatik Hadir di Momen HJB ke-544, Layani 544 Pemohon pada Akhir Pekan