Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Rapat Pimpinan (Rapim) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang membahas agenda Hari Jadi Bogor (HJB) Ke-544 Tahun 2026 dan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam menyukseskan rangkaian perayaan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menilai keterbatasan yang ada tidak boleh mengurangi makna dan semangat perayaan HJB. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Pemkot Bogor untuk merangkul partisipasi masyarakat serta pihak-pihak yang ingin terlibat secara sukarela dalam memeriahkan HJB.
Dedie Rachim menekankan agar atraksi yang ditampilkan benar-benar dapat disaksikan, dinikmati, dan memberi kesan mendalam bagi masyarakat Kota Bogor. Jadi, menurutnya, perayaan HJB harus dipersiapkan lebih baik, lebih kreatif, dan menghadirkan partisipasi luas agar kemeriahannya benar-benar dirasakan seluruh warga.
“Kedepan harus dipersiapkan secara proper. Harus ada inovasi dalam memeriahkan HJB Ke-544, manfaatkan networking. Intinya libatkan semua pihak, jajaran Pemkot Bogor harus berkontribusi secara maksimal,” tegas Dedie Rachim di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (4/5/2026).
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa HJB merupakan momentum ulang tahun seluruh warga Kota Bogor, bukan semata perayaan milik pemerintah daerah. Karena itu, ia berharap HJB tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi ruang bagi perangkat daerah untuk menunjukkan karya, inovasi, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Ini ulang tahun warga Kota Bogor, bukan Pemkot Bogor,” tegas Jenal Mutaqin.
Ketua Panitia HJB Kota Bogor, Iceu Pujiati, menyampaikan bahwa perayaan HJB Ke-544 tahun ini memiliki nilai istimewa, karena pelaksanaannya tidak menggunakan dukungan APBD Kota Bogor, namun tetap diikhtiarkan tanpa mengurangi marwah dan makna HJB.
Mengusung tema “Bogor Nanjeur”, rangkaian HJB Ke-544 akan dimeriahkan 42 event yang digelar oleh 7 perangkat daerah sesuai tugas pokok dan fungsinya, bersama para mitra strategis. Selain itu, berbagai komunitas juga akan turut berpartisipasi secara mandiri tanpa dukungan APBD.
“Alhamdulillah, konsep ini disambut baik oleh para komunitas. Jika perangkat daerah memiliki kegiatan yang bisa dirangkaikan dengan HJB, silakan dipersiapkan dan dikomunikasikan,” ujar Iceu.
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
Dedie Rachim dan Pramono Anung Bahas Transportasi Hingga Penanggulangan Banjir
Bangunan di Atas Turap dan Langgar Sempadan Sungai Berisiko Tinggi Roboh
Dedie Rachim: HJB Ke-544 Harus Lebih Inovatif, Libatkan Partisipasi Masyarakat