Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Menjelang penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar rapat koordinasi persiapan evaluasi SAKIP 2026 di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Rabu (29/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan diikuti para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bogor.
Dedie Rachim meminta agar materi yang disiapkan dalam evaluasi SAKIP memiliki kejelasan, didukung data yang lengkap, serta mampu menggambarkan target yang terukur dan konkret.
Menurutnya, setiap kebijakan yang dibuat harus memiliki keterkaitan yang jelas antara perencanaan, implementasi, hingga dampak yang dihasilkan.
Kepada jajaran perangkat daerah, Dedie Rachim meminta agar data yang disajikan dalam Sistem Akuntabilitas Daerah yang Terintegrasi (SADAYA) dapat mendukung pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Bogor yang kemudian diturunkan dalam visi dan misi perangkat daerah.
Ia menjelaskan, data masih menjadi salah satu kelemahan yang perlu diperkuat. Namun demikian, data yang tersedia tidak boleh diabaikan, melainkan harus diperkuat dan divalidasi sesuai kondisi terbaru.
Menurut Dedie Rachim, data yang valid akan menjadi dasar dalam menentukan target capaian yang lebih baik, meskipun dihadapkan pada kondisi keterbatasan anggaran.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor, Iceu Pujiati menjelaskan, nilai SAKIP Kota Bogor Tahun 2025 berada di angka 78,96 dengan kategori BB. Sementara pada Tahun 2026, Kota Bogor menargetkan peningkatan hingga meraih kategori A.
“Target realistis SAKIP Kota Bogor Tahun 2026 adalah A. Untuk pelaksanaan evaluasinya akan dilakukan pada 4 Agustus 2026. Hasil koordinasi dengan tim evaluasi SAKIP Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), pelaksanaan ekspose melalui sistem SADAYA," kata Iceu.
Iceu menambahkan, penggunaan SADAYA menjadi salah satu indikator dalam penilaian SAKIP. Adapun indikator yang dinilai meliputi perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, dan evaluasi internal.
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
Cegah Kebocoran PAD, Jenal Mutaqin Lakukan Inspeksi di Mayor Oking
Tim Bogor Peduli Bencana Aceh-Sumatera Hadirkan Keceriaan Warga Lintang Bawah
Puluhan Angkot Terjaring Operasi di Jalan Kapten Muslihat
Bogor Rumah Ilmu: Dedie Rachim Dorong Mahasiswa Baru IPB Bangun Jiwa Entrepreneurship demi Masa Depan Indonesia