Selamat Datang Bogorian!

Jenal Mutaqin Dukung Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meminta seluruh masyarakat untuk mendukung kegiatan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, Senin (15/6/2026).

 

Sebagai informasi, pendataan door to door Sensus Ekonomi 2026 ini dilakukan serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

 

“Mari kita dukung penuh kegiatan Sensus Ekonomi yang dilakukan oleh BPS Kota Bogor dalam pendataan dan pencatatan kepada warga Kota Bogor,” ungkap Jenal Mutaqin.

 

Terpisah, Kepala BPS Kota Bogor, Raden Gandari Adianti Aju Fatimah, menjelaskan bahwa sensus ini menyasar berbagai skala usaha dan keluarga di seluruh wilayah Kota Bogor.

 

Untuk menyukseskan hal tersebut, BPS Kota Bogor telah memastikan kesiapan pelaksanaan di lapangan secara matang. Ada ratusan petugas terlatih yang siap mengumpulkan data.

 

"Kami melibatkan sebanyak 599 Petugas Pencacah Lapangan (PPL) door to door, 77 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) door to door, 3 PPL Usaha Besar (UB), serta 1 PML Usaha Besar (UB) untuk memastikan seluruh wilayah dan unit usaha dapat terdata dengan baik,” ujarnya.

 

BPS Kota Bogor mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha di Kota Bogor untuk menyukseskan kegiatan ini dengan menerima kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026 dengan baik selama periode pendataan berlangsung.

 

Masyarakat juga tidak perlu ragu atau khawatir. Setiap petugas resmi BPS yang turun ke lapangan selalu dilengkapi dan diwajibkan mengenakan atribut lengkap berupa rompi Sensus Ekonomi dan tanda pengenal (ID card) resmi.

 

Kegiatan ini diawali dengan pendataan perdana kepada pimpinan daerah Kota Bogor, yaitu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor.

 

Hal ini diharapkan menjadi bagian dari sosialisasi yang positif agar masyarakat bersedia menerima kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026.

 

“Kami mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan jawaban yang benar, lengkap, dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya kepada petugas kami di lapangan,” tutup Gandari.

Tutup