Selamat Datang Bogorian!

KPU Kota Bogor Luncurkan Podcast untuk Merawat Demokrasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor merilis podcast sebagai upaya merawat demokrasi melalui penyajian berbagai informasi, edukasi, dan sosialisasi kepada masyarakat luas.

 

Secara simbolis, peluncuran podcast KPU dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Ketua KPU Kota Bogor, Ferry Buchori Muslim, serta para mantan Ketua KPU Kota Bogor.

 

Dedie Rachim mengatakan bahwa peran KPU tidak hanya hadir saat pesta demokrasi, tetapi juga dalam merawat demokrasi secara berkelanjutan.

 

"Dengan adanya podcast ini, harapannya demokrasi Pancasila dapat terus disuarakan dan disosialisasikan. Selain itu, berbagai metode untuk meningkatkan partisipasi pemilih juga dapat terus diperkenalkan dari tahun ke tahun," ujar Dedie Rachim di Kantor KPU Kota Bogor, Jalan Senam, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6/2026).

 

Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendorong pembangunan daerah yang semakin maju.

 

"Yang juga penting adalah bagaimana KPU dapat menginternalisasi sekaligus mensosialisasikan nilai-nilai, visi, dan misi agar pelaksanaan pemilu ke depan semakin baik," ucapnya.

 

Ketua KPU Kota Bogor, Ferry Buchori Muslim, mengatakan bahwa podcast KPU Kota Bogor lahir dari keyakinan bahwa demokrasi tidak hanya hadir pada saat pemungutan suara, tetapi juga tumbuh melalui ruang-ruang dialog, pertukaran gagasan, penyebaran pengetahuan, serta pembelajaran dari setiap pengalaman.

 

"Melalui podcast ini, KPU Kota Bogor berupaya melanjutkan estafet merawat demokrasi dengan menghadirkan diskusi yang edukatif, inklusif, dan inspiratif," ucapnya.

 

Ia berharap podcast tersebut dapat menjadi media yang mendekatkan KPU dengan masyarakat sekaligus menjadi ruang berbagi gagasan, keilmuan, dan pengalaman dari berbagai tokoh yang memiliki perhatian terhadap perkembangan demokrasi.

 

"Merupakan sebuah kehormatan bagi kami karena episode perdana podcast ini menghadirkan Bapak Wali Kota Bogor sebagai narasumber pertama. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan literasi demokrasi dan partisipasi publik di Kota Bogor," tuturnya.

Tutup