Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, menegaskan pentingnya memastikan kualitas serta kandungan gizi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak hanya membuat anak-anak kenyang, tetapi juga memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.
Hal tersebut disampaikannya usai melakukan monitoring pelaksanaan program MBG di SMK Kamandaka dan MTs Negeri Bogor serta meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tegal Gundil 04, Jalan Celingcing Raya, Kota Bogor, Rabu (11/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Yantie Rachim meninjau langsung proses pendistribusian makanan kepada para siswa sekaligus memastikan kualitas serta kandungan gizi pada menu MBG bulan Ramadan yang diberikan.
“Peninjauan yang kami lakukan hari ini dalam rangka memastikan bahwa siswa-siswi ini mendapatkan MBG yang baik, enak, sehat, dan bergizi,” ujar Yantie.
Yantie Rachim menekankan pentingnya membiasakan anak-anak mengonsumsi makanan dengan komposisi gizi seimbang sejak usia dini, khususnya sayur dan buah.
Ia juga menyampaikan bahwa anak-anak boleh menyampaikan menu yang diinginkan dalam program MBG, namun tetap harus memenuhi komposisi gizi yang jelas.
“Anak-anak itu harus dibiasakan makan sayur dan buah. Nanti boleh anak-anak ditanya sekali dalam seminggu ingin makan apa, tetapi harus dalam komposisi yang jelas, ada karbohidrat, protein, sayur, dan buah,” jelasnya.
Usai meninjau sekolah, Yantie Rachim melanjutkan monitoring ke dapur SPPG Tegal Gundil 04 untuk melihat langsung proses pengolahan makanan yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Dalam peninjauan tersebut, ia memberikan sejumlah masukan agar pelaksanaan program MBG dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mengatasi tantangan di lapangan, seperti masih adanya anak-anak yang kurang menyukai sayur.
“Tadi banyak anak-anak yang masih susah dalam memakan sayur, maka kita harus bisa mencari solusinya dengan membuat menu kreatif supaya mereka bisa makan, sehingga gizi mereka terpenuhi,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kebersihan serta kualitas makanan yang diproduksi oleh dapur SPPG. Menurutnya, program MBG tidak hanya bertujuan membuat anak-anak kenyang, tetapi juga harus memastikan kebutuhan gizi mereka terpenuhi.
“SPPG juga harus memperhatikan kehigienisan dan kualitas makanan yang diberikan, karena MBG itu bukan hanya kenyang tetapi harus memenuhi gizi. Jadi bagaimanapun juga mereka harus terpenuhi gizinya dari protein, karbohidrat, dan lainnya,” tegas Yantie Rachim.
Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, mengatakan bahwa monitoring ini dilakukan untuk memastikan program MBG dari pemerintah dapat berjalan dengan baik di wilayahnya.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil peninjauan, proses distribusi hingga persiapan makanan di dapur SPPG telah berjalan dengan cukup baik.
“Kita melihat dan meninjau, tadi sudah cukup bagus dari mulai pendistribusian MBG dan persiapan dari dapur SPPG. Secara alur sudah bagus, peralatan sudah bagus sampai ke penerima manfaat itu sesuai waktu, sehingga memastikan makanan yang diberikan pada hari ini layak dikonsumsi,” pungkas Riki.
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
Wali Kota Bogor Dampingi Wakapolda Jabar Tinjau Gerakan Pangan Murah di Alun-alun Kota Bogor
DPR RI Puji Kebersihan dan Kualitas Pangan di Pasar Jambu Dua
Pastikan Kualitas Gizi, Yantie Rachim Tinjau Pelaksanaan MBG di Sekolah dan SPPG
Jenal Mutaqin Apresiasi Mapancas Gelar Santunan Anak Yatim