Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) mengumpulkan para Kader Penyuluh Wawasan Kebangsaan (KPWK) di Grande Padjajaran Hotel, Rabu (26/11/2025).
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan arahan langsung kepada 136 KPWK. Menurut Jenal Mutaqin, KPWK memiliki peranan yang strategis.
“Terutama dalam menjaga kondusivitas dan stabilitas di tengah masyarakat. Pembekalan dan pembinaan ini untuk memperkuat pemahaman dan tupoksi KPWK,” terang Jenal Mutaqin.
Para kader yang sudah berjalan empat tahun ini dinilai telah menjalankan tugasnya dengan baik dan konsisten. Sosialisasi dan penyuluhan yang dilakukan para kader menyasar berbagai kalangan dan tempat.
“Kota Bogor hari ini guyub dan kondusif. Tinggal pemantapan lagi ke depan. Harus dipahami bahwa KPWK hadir untuk menjaga dan memberikan pemahaman nilai-nilai kebangsaan, baik kepada usia tua, muda, maupun anak-anak,” tegasnya.
Tak hanya wawasan kebangsaan, para kader juga menanamkan nilai demokrasi kepada masyarakat.
Hal itu diamini Kepala Subdirektorat Lingkungan Pendidikan Direktorat Bela Negara Ditjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kolonel Inf Adang Suherlan. Langkah Pemkot Bogor ini dinilai dapat dicontoh oleh daerah lain di Indonesia.
Terutama di era digital, hal ini, kata Adang Suherlan, menjadi bagian penting dalam mengedukasi anak-anak.
“Mereka membutuhkan proteksi berupa pemahaman tentang bagaimana mencintai bangsa dengan cara mereka sendiri. Tidak bisa dipaksakan, sehingga penyampaian wawasan kebangsaan harus mengikuti pola mereka,” ucapnya.
Pembinaan ini juga merupakan upaya penguatan hak dan kewajiban dalam bela negara yang dilandasi cinta tanah air.
Kepala Bakesbangpol Kota Bogor, Adi Novan, menambahkan ada 136 kader KPWK yang tersebar di 68 kelurahan. Sebelum menjadi kader, mereka menjalani tes dan seleksi oleh Bakesbangpol.
“Jadi masing-masing kelurahan memiliki dua orang kader. Mereka orang-orang pilihan dari berbagai latar belakang. Mereka sudah teruji dan mengenal wilayah masyarakatnya,” kata Adi Novan.
Mereka bertugas melakukan penyuluhan secara terprogram kepada warga di segala segmentasi usia, bahkan kepada para ibu yang sedang mengantar anaknya ke sekolah.
“Minimal masyarakat memahami Pancasila dan kebangsaan. Kuncinya berbicara dan berkomunikasi. Bahkan untuk anak-anak, kita membuat alat permainan edukasi secara swadaya agar mereka memahami,” tutup Adi Novan.
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
Pesan Dedie Rachim dalam Kick Off Meeting Rencana Bisnis 2026 BPR Bank Kota Bogor
Koperasi di Kota Bogor Terima Akta Badan Hukum
Pemkot Akan Tata Ulang Kawasan Bogor Tengah
Lantik 12 Pejabat, Dedie Rachim: Berikan Layanan Terbaik untuk Masyarakat Kota Bogor