Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Kecamatan Bogor Barat menggelar Pembagian Ayam dan Telur Teman Penting sebagai bagian dari rangkaian Festival Ayam dan Telur (FAT) 2024 di Masjid Al Kahfi, Kiara Residence 005/004, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (18/5/2024).
Pembagian ayam dan telur kepada anak-anak ini dilakukan secara simbolis Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari didampingi Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi.
"Kita tahu stunting menjadi salah satu permasalahan kesehatan anak yang banyak terjadi di dunia, tak terkecuali di Indonesia dan khususnya di Kota Bogor," ujar Hery Antasari.
Hery mengatakan, pertumbuhan dan perkembangan anak yang terhambat ini disebabkan beberapa faktor, seperti pola asuh, kurangnya asupan makanan bergizi dan kurangnya pemberian ASI eksklusif. Apalagi, stunting perlu segera ditangani karena dapat menghambat perkembangan fisik, mental dan kognitif anak.
Ia menerangkan, pada Agustus 2023 lalu angka kasus stunting di Kota Bogor menunjukkan tren penurunan dari 2.300 kasus menjadi 1.400 kasus. Turunnya angka tersebut merupakan upaya yang luar biasa hasil kolaborasi dan kontribusi semua elemen di Kota Bogor.
"Saya optimis angka tersebut akan terus turun secara signifikan seiring dengan menurunnya prevalensi stunting di Kota Bogor yang ditargetkan mencapai 14 persen di tahun ini," jelasnya.
Ia menegaskan, perlu upaya untuk penurunan angka stunting, baik skala nasional maupun daerah. Ia pun sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas partisipasi Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) yang telah melaksanakan kegiatan secara berkesinambungan melalui kegiatan Festival Ayam dan Telur ( FAT).
"FMPI secara rutin akan memberikan telur kepada 52 anak-anak balita yang terkena stunting di Kelurahan Curug Kecamatan Bogor Barat dengan jumlah 2 butir telur setiap harinya selama 3 bulan," tuturnya.
Pemberian telur ini nantinya akan dilakukan kader-kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kelurahan Curug setiap minggunya, termasuk akan memantau perkembangannya setiap hari dan melaporkan hasil pendampingannya setiap awal bulan. Tak hanya telur, setiap Rabu anak-anak stunting juga akan diberikan tempe berkat kerja sama dengan perusahaan Rumah Tempe AZAKI (RTA).
"Saya berharap program pemberian protein berupa telur dan tempat yang sudah berjalan secara kontinu ini dapat ditularkan di wilayah-wilayah lain di Kota Bogor, dengan harapan mempercepat mengurangi kasus stunting di Kota Bogor," kata Hery. (Prokompim)
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
Kota Bogor Perkuat Transformasi Pemerintahan Digital, Dedie Rachim: Basis Pelayanan Publik yang Akuntabel dan Transparan
TP PKK Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Sinergi Penyebarluasan Informasi Program Pemerintah
Dedie Rachim Tinjau Sekretariat DPRD Kota Bogor, Dorong Penataan Aset Lebih Optimal
Dedie Rachim Dorong Budaya Kebersihan untuk Wujudkan Kota Bogor Religius, Maju, dan Beradab