Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengapresiasi kekompakan yang terjalin antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat dalam membangun Kota Bogor.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun 2026 di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Rabu (3/6/2026).
Erwan Setiawan menilai kekompakan seluruh unsur di Kota Bogor menjadi salah satu faktor yang mendorong kemajuan pembangunan dan peningkatan berbagai indikator kinerja daerah.
"Saya melihat di Kota Bogor begitu kompak, mulai dari wali kota dan wakil wali kota, DPRD, Forkopimda, hingga masyarakatnya. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai indikator peningkatan yang dicapai Kota Bogor. Semoga Kota Bogor semakin NANJEUR," ujar Erwan Setiawan.
Menurutnya, sinergi dan kerja sama yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat membuat berbagai program Pemerintah Kota Bogor dapat berjalan dengan baik.
"Semoga kekompakan dan kerja sama Forkopimda serta masyarakat Kota Bogor semakin baik. Sebab, sebaik apa pun program pemerintah tanpa dukungan masyarakat akan sia-sia," katanya.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat harus terus menjaga kekompakan dalam proses pembangunan daerah.
Ia mengatakan bahwa seluruh elemen masyarakat perlu terlibat dalam pembangunan. Menurutnya, tugas pemerintah adalah mewujudkan harapan dan aspirasi masyarakat melalui berbagai tahapan, mulai dari perencanaan, diskusi, penganggaran, hingga implementasi program.
Dedie Rachim juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat program atau harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terwujud, karena seluruh proses pembangunan membutuhkan waktu, dukungan anggaran, sumber daya, serta regulasi yang memadai.
"Itulah tugas kita. Kalau masih belum terwujud, semua ada prosesnya dan semua harus bersabar. Kami pun sedang berproses dengan kemampuan anggaran, sumber daya, dan regulasi yang ada," ujar Dedie Rachim.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran peraturan daerah (perda) dalam huruf braille yang secara simbolis diserahkan kepada Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil.
Peluncuran perda braille tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap pemenuhan hak informasi bagi penyandang disabilitas netra.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa inisiatif tersebut merupakan langkah yang patut diapresiasi dan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia.
"Alhamdulillah sudah diluncurkan dan bisa dijadikan percontohan untuk Indonesia. Dengan adanya perda braille ini, para penyandang disabilitas netra dapat mempelajari dan memperoleh tambahan informasi serta pengetahuan mengenai peraturan daerah yang dibuat oleh pemerintah dan DPRD Kota Bogor," ujarnya.
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
Rapat Paripurna HJB ke-544, Dedie Rachim: Momentum Refleksi Perjalanan Panjang Peradaban
Denny Mulyadi Salurkan KTP dan KIA bagi Warga Bogor Tengah pada HJB Ke-544
Rapat Paripurna HJB Ke-544, Wagub Jabar Puji Sinergi Pemkot, DPRD, dan Forkopimda
Jenal Mutaqin Serahkan e-KTP Perdana dan Akta Kelahiran Bayi yang Lahir pada HJB 544