Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Tumpukan sampah dari para pedagang kaki lima (PKL) yang membusuk dan menimbulkan aroma tidak sedap di Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Jalan Lawang Saketeng kini sudah jauh berkurang. Peti kayu yang digunakan para PKL untuk mendirikan lapak pun berkurang pascarelokasi.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengangkut sampah sebanyak 32 ton per hari menggunakan empat armada, yang masing-masing memiliki daya angkut delapan ton.
Kemudian, saat dilakukan relokasi dan pelaksanaan Jumat Bersih, sampah yang diangkut sempat meningkat menjadi sekitar 60 ton per hari. Setelah relokasi, saat ini volume sampah yang diangkut menurun menjadi 15 hingga 20 ton per hari.
“Ke depan, saya ingin tidak ada lagi pedagang yang membuang sampah ke dalam selokan atau menumpuknya di jalan. Kita akan lakukan tipiring dan pemberian denda bagi para pelaku,” tegas Dedie Rachim, di Jalan Pedati, Senin (30/3/2026).
Ia juga meminta Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas PUPR untuk melakukan normalisasi saluran air yang sempat tertutup sampah dan lapak PKL. Nantinya, jika ditemukan kembali pedagang yang membandel, akan langsung ditindak tegas dengan sanksi denda.
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
HKG PKK ke-54, Dedie Rachim Apresiasi Kontribusi Kader PKK
Wali Kota Solok Jajaki Kerja Sama dengan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor
Seleksi Ketua FKDM Kota Bogor Tekankan Kompetensi, Integritas, dan Netralitas
Pemberian Bantuan 250 Paket Makananan Bergizi di Kelurahan Sempur