Beranda >

Berita > Bima Arya Sambut Baik Rencana Gubernur DKI Bentuk Forum Jabodetabekjur


06 Desember 2018

Bima Arya Sambut Baik Rencana Gubernur DKI Bentuk Forum Jabodetabekjur

Harapan Walikota Bogor Bima Arya yang menginginkan adanya koordinasi yang sejajar antara DKI Jakarta dengan kawasan penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur (Jabodetabekpunjur), akhirnya memasuki babak baru.

Bertempat di Bogor Cafe, Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (5/12/2018) malam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengundang para kepala daerah tetangga untuk memulai langkah baru dalam berkomunikasi dan sinergi lintas daerah penyangga Ibukota.

Menurut Bima, forum yang dikemas dalam nama Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabekjur ini merupakan awal yang baik demi terwujudnya kepentingan bersama. “Ini sinyal yang bagus ya. Selama ini saya sampaikan ke pak Gubernur perlunya ngumpul-ngumpul seperti ini. Bukan siapa yang membutuhkan apa, tapi semuanya saling membutuhkan dan sinergi untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Bima di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Bima menjelaskan dibahas sejumlah program perencanaan yang akan masuk dalam realisasi anggaran 2019-2020 sehingga konsepnya lebih terukur. “Persoalan Jabodetabekjur itu kan secara garis besar adalah soal transportasi atau kemacetan, sampah atau limbah dan akses air bersih. Lewat forum ini tadi kami bersepakat untuk melangkah ke depan memperbaiki komunikasi dan koordinasi melalui perencanaan yang lebih matang,” jelasnya.

Bima juga meminta agar para kepala daerah di Jabodetabekjur ini aktif berbagi perencanaan tiga tahun ke depan sehingga bisa saling dikoordinasikan. “Misalnya apa yang bisa dibantu oleh Jakarta, apa yang bisa dilakukan oleh Bogor dan wilayah lainnya, jadi tiga tahun itu sudah ada. Bukan setiap tahun baru diajukan. Karena ini bukan soal siapa yang membutuhkan siapa, ini semua saling membutuhkan. Jadi spiritnya saling membutuhkan, sepakat untuk meningkatkan frekuensi komunikasi,” beber dia.

Kota Bogor, lanjut Bima, mengusulkan beberapa program rencana pembangunan mulai dari park and ride di beberapa titik, kolam retensi, normalisasi setu dan Ciliwung hingga jalur air bersih.

“Kita sepakat lebih sering bertemu, bertukar pikiran, dan tidak formal, tidak kaku, tidak seremonial. Akan lebih sering ngopi, ketemu, untuk menyelaraskan ini. Mudah-mudahan bisa berjalan seperti itu,” pungkasnya.

Dalam diskusi yang berlangsung sekitar 1 jam itu, tampak juga Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Walikota Depok Idris Abdul Somad, Bupati Tangerang Zaki Iskandar dan perwakilan dari daerah lain serta Pemprov Jawa Barat. (Humpro :adt/pri)

Tambahkan Komentar
Nama :
Website :
Email :
Komentar :
Kode Verifikasi :
   
     
Komentar Masuk