Beranda >

Berita > Segera! Festival Kuliner Bogor Hadirkan Beragam Kuliner Legendaris


12 Agustus 2019

Segera! Festival Kuliner Bogor Hadirkan Beragam Kuliner Legendaris

Kaya akan beragam kuliner legendaris, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan akan menggelar Festival Kuliner Kota Bogor Berbasis Pangan Lokal, pada Oktober mendatang.

Puluhan kuliner khas dan kuliner legenda Kota Bogor akan ditampilkan di Festival yang rencananya akan berlangsung tiga hari mulai dari Jumat, Sabtu dan Minggu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bogor, Ghazali mengatakan, di Festival selama tiga hari tersebut, pihaknya juga bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) yang akan hadir di hari pertama. LPPOM MUI akan membuat Olimpiade Halal dengan target 2000 siswa SMA dari Kota Bogor dan luar Kota Bogor.

“Olimpiade Halal ini bertujuan untuk mensosialisasikan produk-produk bersertifikat halal kepada generasi milenial sekaligus sebagai usaha menuju Bogor Kota Halal,” ujarnya usai audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Senin (12/08/2019).

Di hari kedua festival, lanjut Ghazali, ada sosialisasi dan edukasi wawasan tentang bahan dasar makanan pengganti tepung terigu yang dinilai lebih sehat kandungan gizinya. Pasalnya tepung terigu yang kerap dipakai untuk bahan dasar masakan di Indonesia ini kurang baik untuk kesehatan.

“Jadi sesuai tagline Bogor Berlari pada Festival Kuliner ini juga DKP akan menampilkan konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya yang pasti lebih menarik dan edukasi,” imbuhnya.

Ghazali menambahkan, di hari terakhir pihaknya menargetkan pengunjung yang datang tidak hanya dari Kota Bogor tetapi dari luar kota alias warga Jakarta. Pasalnya di hari ketiga tersebut pihaknya akan menyiapkan belasan makanan legendaris Kota Bogor seperti Soto, Toge Goreng, dan masih banyak lagi. Semua makanan legendaris tersebut langsung dibuat dari pedagangnya langsung.

“Sudah ada lebih dari 30 pedagang kuliner yang legenda di Kota Bogor. Kami akan seleksi lagi mana yang masa jualannya paling lama dan yang paling ramai pengunjung,” jelasnya.

Sementera itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengingatkan, Festival Kuliner ini menampilkan makanan-makanan tradisional dan kuliner legendaris sehingga harus memiliki konsep menarik dan target pengunjung yang jelas. Menurutnya walaupun makanan yang ditampilkan makanan tradisional tapi harus menarik agar nanti bisa masuk ke hotel-hotel.

“Misalnya makanan tradisional Ancemon dan Kue Gambang itu dikemas dengan bagus agar pengunjung tertarik, jadi harus betul-betul di garap konsepnya,” katanya. (Humpro :fla/ismet/opy/melly-SZ)

Tambahkan Komentar
Nama :
Website :
Email :
Komentar :
Kode Verifikasi :
   
     
Komentar Masuk