Beranda >

Berita > BPLH Kota Bogor Targetkan 96 Ribu Liter Minyak Jelantah Terkumpul Setahun


03 Mei 2013

BPLH Kota Bogor Targetkan 96 Ribu Liter Minyak Jelantah Terkumpul Setahun

Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor mentargetkan pada tahun 2013, terkumpul 96 ribu liter minyak jelantah yang dibeli dari masyarakat, dan bantuan hibah dari pihak ketiga.

Pengumpulan minyak jelantah oleh BPLH akan diolah menjadi bio diesel untuk bahan bakar Bus Trans Pakuan yang dikelola oleh PDJT (Perusahaan Daerah Jasa Transportasi) milik Pemerintah Kota Bogor. Shahlan menyebutkan, untuk membeli minyak jelantah dari masyarakat, pihaknya setiap bulannya mengeluarkan dana  tidak kurang dari Rp9 juta. Meurut Shahlan, pembelian minyak jelantah dari masyarakat dilakukan melalui Kecamatan.

Selain itu, lanjut Shahlan, setiap bulan BPLH menerima minyak jelantah dari 20 sekolah di Kota Bogor.
Disamping Sekolah yang ada di Kota Bogor, kata Shahlan, ada juga Sekolah dari Depok  yakni Sekolah dibawah Yayasan Al Fikri.  Pihak yayasan Al Fikri Depok sengaja datang ke BPLH untuk menyerahkan minyak jelantah.

Lebih lanjut Shahlan mengatakan, selain dari masyarakat, sekolah, pihaknya juga menerima bantuan hibah minyak jelantah dari pihak ketiga antara lain dari Cevron, Carrefour, dan Gereja di Kota Bogor. Shahlan  mengatakan, pihaknya terus mensosialisasikan kepada masyarakat akan bahan minyak jelantah.  Sosialisasi terus kita lakukan disetiap kecamatan  dengan melibatkan perwakilan pedagang dan masyarakat lainnya.

Seperti diketahui, kata Shahlan, minyak jelantah merupakan minyak goreng yang telah dipergunakan berulang kali untuk mengoreng bahan pangan seperti ikan, tempe dan lain-lainnya dengan suhu yang tinggi. Secara kimia terjadi pemutusan ikatan rangkap pada asam lemak tak jenuh, sehingga menjadi asam lemak jenuh dan mudah teroksidasi.  Asam lemak jenuh dalam tubuh bersiko menimbulkan kolestrol darah, jantung dan pembuluh (stroke dan penyakit jantung koroner)

Tambahkan Komentar
Nama :
Website :
Email :
Komentar :
Kode Verifikasi :
   
     
Komentar Masuk