Beranda >

Berita > OPD Dukung Penataan PKL Dewi Sartika


06 Juni 2018

OPD Dukung Penataan PKL Dewi Sartika

Usai pelaksanaan Rapat Koordinasi (rakor) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membahas pelaksanaan penataan dan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang jalan Dewi Sartika para kepala OPD terkait mulai melaksanakan perencanaan tugas dan fungsinya guna mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Diantaranya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bogor Herry Karnadi yang mengungkapkan telah menyiapkan rencana operasi. ”Satpol PP Kota Bogor dalam pelaksanaan penataan PKL yang akan dilaksanakan setelah Idul Fitri bertindak sebagai koordinator penertiban. Rencana operasi sudah kita siapkan, demikian pula dengan alternatif lainnya. Mulai dari kapan pelaksanaan hingga hal-hal detail lainnya. Intinya kita sudah siap dengan rencana operasi secara keseluruhan. Tahapan pelaksanaan operasi akan dibagi menjadi dua, pembersihan dan pemeliharaan,” kata Herry usai pertemuan di Paseban Surawisesa, Balaikota Bogor, Rabu (06/06/2018).

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Theo Patrocinio Freitas mengaku siap dan sangat mendukung apapun program dan kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, utamanya yang berhubungan dengan kelancaran lalu lintas di Kota Bogor.

“Dari Dinas Perhubungan Kota Bogor sudah siap, kapan dilaksanakan kita terjun kelapangan, rambu dan marka akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Mengingat dilokasi ada perbankan dan toko yang kebutuhan masyarakat lainnya, lahan parkir yang ada tidak semuanya akan dihilangkan namun kebutuhannya disesuaikan,” kata Theo.

Lebih lanjut Theo menambahkan, rambu parkir yang sudah dipasang saat ini di jalan Dewi Sartika tertutup PKL berjualan, sehingga parkir kendaraan beralih ke sisi kanan jalan (dari arah Bank BJB). Untuk pelaksanaan penataan nanti, setelah dinetralisir oleh Satpol PP Kota Bogor, jalan yang ada akan difungsikan sebagaimana mestinya sesuai peruntukannya.

“Dilokasi yang akan dilakukan penataan kapasitas badan jalan cukup besar namun terkendala atau terhambat karena adanya para PKL, aktivitas bongkar muat dan parkir,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) Kota Bogor Anas Rasmana menerangkan, persiapan penataan dan relokasi PKL yang berada di sepanjang kawasan jalan Dewi Sartika hingga simpang BJB Cabang Bogor sudah dilaksanakan enam bulan sejak Januari 2018, Selama itu Dinas KUMKM Kota Bogor sudah melakukan sosialisasi hingga yang lainnya.

“Pertama kami melaksanakan dialog dengan paguyuban tentang rencana pelancaran di hilir akibat dari pelaksanaan Sistem Satu Arah (SSA), Seputaran Kebun Raya sudah lancar dan bagus. Tinggal dihilirnya (jalan Dewi sartika) yang masih memerlukan penanganan dan strategi agar lancar juga. Ini keputusan semua pihak, jadi lancarnya tidak hanya di hulu tapi juga dihilir,” terang Anas.

Pelaksanaan penataan kata Anas tidak hanya dilakukan satu titik tetapi juga titik lain yang tertuang dalam Perda Nomor 13 tahun 2005 tentang penataan PKL. Hanya pelaksanaannya tidak sekaligus tetapi berangsur-angsur, seperti di Nyi Raja Permas dan MA Salmun. “Jadi tidak hanya di jalan Dewi Sartika. Untuk sementara ini yang akan ditata di Dewi Sartika dulu,” ujarnya.

Terkait relokasi, menurutnya ketiadaan tempat relokasi yang dibangun Pemkot Bogor maka dilakukan kerjasama dan koordinasi dengan pengembang Pasar Anyar yakni PT. Javana Artha Perkasa untuk memberikan keringanan bagi para PKL yang akan direlokasi.

“Lokasi relokasinya berada di Blok A dan Blok B Pasar Anyar. Bagi PKL yang bersedia direlokasi akan difasilitasi. Fasilitas berupa keringanan diperuntukkan hanya bagi PKL yang akan ditertibkan, yang kartu kuningnya ada di Dinas KUMKM Kota Bogor,” katanya. (humas:rabas/yani-SZ)

 

 

Tambahkan Komentar
Nama :
Website :
Email :
Komentar :
Kode Verifikasi :
   
     
Komentar Masuk