Beranda >

Berita > Kepsek SMA Pesat: Kita Sikapi Pemadaman Listrik dengan Tindakan Positif


12 April 2016

Kepsek SMA Pesat: Kita Sikapi Pemadaman Listrik dengan Tindakan Positif

Kejadian padamnya listrik yang terjadi saat pelaksaan Ujian Nasional (UN) pada Selasa (11/4/2016) pagi, mengakibatkan terganggunya pelaksanaan Ujian Nasional di SMA Kota Bogor. Salah satu sekolah yang terkena dampak pemadaman adalah SMA Pembangunan 1 ( SMA Pesat ) Kota Bogor yang beralamat di Gunung Batu.

Kepala SMA Pembangunan Satu Lida Hasanah membenarkan sekolah yang dipimpinnya terkena dampak pemadaman. “Namun kita berusaha sikapi dengan positif. Ketika listrik padam kita langsung sigap, untuk orang tua peserta melalui Jaringan Informasi Bersama Antar Sekolah (JIBAS), jaringan infomasi sekolah ke orangtua. Langsung kami kirimi kabar,” papar Lida.

Lida menjelaskan saat itu terdapat 84 siswa kelas XII yang mengikuti UNBK. sementara  listrik padam pada pukul 9.30 hingga pukul 3. Saat itu satu sesi terlewat, yakni sesi kedua hingga dua kali padam. Dampaknya untuk pelaksanan UNBK sesi dua bergeser ke sesi tiga begitu juga yang sesi tiga bergeser ke sesi empat. “Dan pada sesi ketiga terjadi satu kali padam, namun hanya menyisakan beberapa soal.” terang Lida yang didampingi proktor UNBK SMA Pesat. Lida melanjutkan, menghadapi kondisi yang ada para peserta dikondisikan dengan baik. Sambil menunggu listrik kembali beroperasi, para peserta UN diberikan tausyiah. “Sambil menunggu listrik nyala kembali, para panitia membawa peserta ke mesjid. Mereka diberi tausyiah agar kuat secara mental. Kita bedoa dan dzikir agar lebih yakin, keluhan yang ada hanya bersifat umum,” jelasnya.

Kepala SMA Pesat, Lida Hasanah tidak lupa melontarkan harapan agar semua peserta UN mendapat hasil terbaik. Dari permasalahan yang ada tahun ini ia berharap agar menjadi evaluasi supaya ada perbaikan sistem, IT serta maintenancenya. “Serta menjadi masukan bagi dinas terkait maupun pusat,” tukas Lida yang langsung memberikan pengarahan bagi siswa yang telah menyelesaikan UNBK agar tidak merayakan secara negatif.

Saepul Kamaludin, Proktor Utama UBNK SMA Pesat menyampaikan hal yang sama. Pihaknya bersama panitia, stand by menunggu para peserta selesai mengerjakan ujian hingga pukul 11 malam. (rahmat)